Jangan Biarkan Dana Rp.200 Miliyar Berjalan Lambat, Korban Gempa Butuh Bantuan Sekarang

 

Ruteng, NTT//SI.com– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Junaidin Mahasan mempertanyakan secara serius kepada Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah kabupaten terdampak Gempa Flores, di mana percepatan realisasi bantuan Rp.200 miliyar untuk korban gempa Flores.

Anggota DPRD Provinsi NTT, Daerah Pemilihan Manggarai Raya, Junaidin Mahasan menyebut, pemerintah pusat sudah menyalurkan bantuan Rp. 200 miliyar, bahkan pemerintah menyatakan dana Rp. 20 miliyar untuk masing-masing kabupaten terdampak sudah diterima.

“Tetapi fakta di lapangan masih ada masyarakat yang telpon, WhatsApp, inbox Saya yang membutuhkan terpal, selimut, makanan, air minum dan kebutuhan dasar lainnya”, kata Junaidin dalam keterangan tertulisnya yang diterima SaranaInformasi.com Kamis sore, 10 September 2026

Junaidin menambahkan bahwa, ini adalah keadaan darurat. Rakyat tidak bisa disuruh menunggu proses administrasi terlalu lama.
Kalau ada kendala administrasi, pengadaan, verifikasi atau pertanggungjawaban, pemerintah harus mencari jalan keluarnya.

Jangan sampai prosedur birokrasi lebih cepat mengurus dokumen dari pada menyelamatkan kebutuhan dasar masyarakat.

ketua Fraksi PSI NTT ini juga meminta pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk membuka secara transparan.

“Berapa dana Rp. 200 miliyar yang sudah diterima masing-masing daerah? Berapa yang sudah direalisasikan? Berapa yang sudah sampai ke masyarakat? Digunakan untuk apa saja? Berapa stok terpal, tenda, selimut, makanan dan air minum yang tersedia? Wilayah mana yang sampai hari ini belum menerima bantuan?”, tanya politisi PSI itu

Junaidin juga menegaskan, pemerintah jangan hanya mengatakan bantuan sudah disalurkan. Tunjukkan datanya dan pastikan rakyat benar-benar sudah menerimanya.

Sekretaris komisi-II DPRD NTT Juga menyampaikan, dalam situasi bencana, ukuran keberhasilan pemerintah bukan berapa besar anggaran yang sudah masuk rekening pemerintah, tetapi berapa banyak rakyat yang sudah terlindungi, makan, minum dan tidur dengan layak.

“Uang negara harus bergerak secepat penderitaan rakyat. Jangan biarkan rakyat menunggu terlalu lama”, tegasnya

Pewarta : Dody Pan

© 2025 SaranaInformasi.com | Media Cetak & Online
Portal Berita Akurat & Berimbang