Views: 19
MUARA ENIM — Upaya membuka lapangan pekerjaan dan mendukung program Asta Cita Presiden terus digencarkan di Kabupaten Muara Enim. Anggota DPRD Dapil II Muara Enim, H. M. Napoleon, S.T., menggandeng PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dalam sosialisasi peluang kerja sektor perkebunan sawit yang digelar di Aula Kantor Camat Gunung Megang, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Mayor Jenderal Muhammad Zulkifli, S.I.P., M.M., yang disambut langsung oleh H. M. Napoleon, sosok yang akrab disapa masyarakat dengan panggilan masa kecilnya, “Ayong”.
Dalam sambutannya, Ayong menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Agrinas Palma Nusantara yang dinilai membawa harapan baru bagi masyarakat, khususnya dalam membuka peluang kerja bagi warga Sumatera Selatan.
“Saya pribadi mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas terselenggaranya sosialisasi ini. Kegiatan ini sangat penting dalam mendukung program Asta Cita Presiden, terutama untuk penyerapan tenaga kerja masyarakat,” ujar H. M. Napoleon.
Sosialisasi tersebut membahas peluang kerja panen sawit di bawah naungan PT Agrinas Palma Nusantara, perusahaan BUMN yang bertransformasi dari PT Indra Karya untuk mengelola lahan sawit sitaan negara hasil penanganan Kejaksaan Agung.
Perusahaan itu saat ini mengelola sekitar 1,7 juta hektare lahan sawit dan menargetkan pengelolaan hingga 3 juta hektare dalam lima tahun ke depan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan dan energi nasional.
Dalam paparannya, Mayor Jenderal Muhammad Zulkifli menjelaskan bahwa peluang kerja tersebut terbuka luas bagi masyarakat laki-laki berusia 18 hingga 45 tahun tanpa syarat ijazah dan tanpa pungutan biaya.
“Yang penting punya niat bekerja dan mau berusaha. Kesempatan ini terbuka untuk umum tanpa biaya apa pun,” ujarnya.
Ia menerangkan, lokasi kerja panen sawit tersebar di wilayah Riau, Sumatera Utara, dan Kalimantan Barat. Para pekerja akan menjalani masa kontrak selama dua tahun sebelum berpeluang diangkat menjadi karyawan tetap sesuai standar penilaian perusahaan.
Selain itu, pekerja juga mendapatkan berbagai fasilitas yang seluruhnya ditanggung negara dan perusahaan, mulai dari biaya transportasi keberangkatan, tempat tinggal, perlengkapan memasak, hingga perlindungan BPJS.
“Kalau pekerja sudah berkeluarga, ada bantuan biaya hidup sekitar satu juta rupiah. Semua fasilitas disiapkan agar pekerja merasa nyaman,” jelasnya.
Untuk sistem pengupahan, panen sawit dihitung berdasarkan hasil kerja. Setiap kilogram sawit dihargai Rp250. Jika pekerja mampu menghasilkan satu ton panen per hari, maka penghasilannya bisa mencapai Rp250 ribu per hari.
Mayor Jenderal Muhammad Zulkifli menegaskan, pihaknya ingin menciptakan lingkungan kerja yang layak dan manusiawi bagi seluruh pekerja.
“Kami ingin memanusiakan manusia. Agrinas berada di bawah naungan Danantara dan didirikan sebagai bagian dari program Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Sementara itu, H. M. Napoleon kembali mengajak masyarakat Muara Enim maupun daerah lain di Sumatera Selatan untuk memanfaatkan peluang tersebut.
“Bagi masyarakat usia 18 sampai 45 tahun yang ingin bekerja dan serius mencari peluang usaha, silakan bergabung dan menghubungi kami,” tutupnya. (Nuramin Jafar).































