Listrik PALI Amburadul, Rakyat Menjerit: Bayar Tepat Waktu, Pelayanan Gelap Gulita

Tanah Abang PALI – Tagihan tak boleh telat. Tapi pelayanan terhadap pelanggan justru terkesan diabaikan. Hal inilah yang disampaikan Nasrul Efendi saat dimintai tanggapannya pada Sabtu petang, 2 Mei 2026, terkait semakin buruknya pelayanan listrik di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.

Masyarakat mengeluhkan kondisi listrik yang hari ini saja sudah berulang kali hidup-mati seperti permainan. Kondisi arus yang tidak stabil dikhawatirkan merusak berbagai peralatan elektronik warga seperti kulkas, komputer, televisi, lampu, hingga mejikom yang sedang digunakan.

Ironisnya, ketika pelanggan telat membayar tagihan, surat teguran hingga ancaman pemutusan langsung diterapkan. Namun saat masyarakat dirugikan akibat pelayanan buruk dan listrik yang tak normal, pihak PLN terkesan lepas tangan dan tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang dialami pelanggan.

“Sejak pukul 16.30 WIB hingga azan magrib, wilayah masih gelap gulita tanpa kejelasan kapan listrik kembali menyala,” ujar Nasrul dengan nada kecewa.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten PALI segera memanggil pihak PLN untuk mempertanggungjawabkan buruknya pelayanan yang terus berulang. Menurutnya, kondisi ini juga bertolak belakang dengan slogan program daerah “PALI Terang Bahagia”. Faktanya, masyarakat justru dibuat hidup dalam gelap dan keresahan.

Nasrul juga menyoroti sikap legislatif yang dinilai jangan hanya diam melihat penderitaan rakyat. Sebagai wakil rakyat, DPRD diminta ikut bersuara dan memperjuangkan hak masyarakat atas pelayanan listrik yang layak.

“Ini ultimatum. Jangan salahkan masyarakat jika suatu saat kantor PLN digeruduk massa akibat kekecewaan yang terus dipendam,” tegasnya. (Eddi Saputra).

© 2025 SaranaInformasi.com | Media Cetak & Online
Portal Berita Akurat & Berimbang