MUARA ENIM – Kepala Desa Banuayu, Kecamatan Empat Petulai Dangku (EPD), Kabupaten Muara Enim, Rasuti Alamsyah, menegaskan bahwa program ketahanan pangan melalui kelompok peternakan sapi dan kambing yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2023 telah direalisasikan sesuai perencanaan dan dilaksanakan secara transparan.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya pemberitaan di salah satu media online yang menyebut adanya dugaan penyimpangan program ketahanan pangan desa.
Saat ditemui awak media, Rabu (17/6/2026), Rasuti Alamsyah menjelaskan bahwa anggaran ketahanan pangan yang dialokasikan dari 20 persen Dana Desa Tahun 2023 telah digunakan untuk kegiatan peternakan sapi dan kambing, termasuk pembangunan kandang serta pelaksanaan pelatihan bagi kelompok ternak.
“Kegiatan ketahanan pangan tahun 2023 sudah direalisasikan seluruhnya. Anggaran digunakan untuk pengadaan sapi dan kambing, pembangunan kandang, serta pelatihan kelompok ternak yang disaksikan pendamping desa dan pihak kecamatan,” ujar Rasuti.
Menurutnya, seluruh kegiatan telah melalui proses evaluasi pemerintah kecamatan serta pemeriksaan rutin oleh Inspektorat Kabupaten Muara Enim.
“Kami sangat transparan dalam pengelolaan Dana Desa. Kegiatan ini juga diawasi dan dievaluasi oleh pihak terkait. Karena itu, kami memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banuayu, Edy Arafik, menjelaskan bahwa program yang dilaksanakan pada tahun 2023 tersebut merupakan kegiatan kelompok peternakan dan bukan program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Ia juga menyebut bahwa dalam perjalanan program terdapat beberapa ternak yang mati akibat faktor tertentu, yang telah didokumentasikan sebagai bagian dari laporan kegiatan.
“Program tersebut merupakan kelompok peternakan, bukan BUMDes. Memang ada beberapa ternak yang mati dalam perjalanan program dan semuanya telah didokumentasikan. Ke depan, jika program serupa akan dilaksanakan kembali, perlu dilakukan kajian dan evaluasi lebih mendalam,” jelas Edy Arafik.
Pemerintah Desa Banuayu berharap klarifikasi ini dapat memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat terkait pelaksanaan program ketahanan pangan tahun 2023 yang telah dijalankan di desa tersebut.
(Pers: Nuramin Jafar)
#MuaraEnim #Banuayu #EmpatPetulaiDangku #DanaDesa #KetahananPangan #PeternakanSapi #PeternakanKambing #PemerintahDesa #BPD #TransparansiDanaDesa #BeritaMuaraEnim #Sumsel
































