Ini Penjelasan Bupati Hery Soal Refocusing

  • Whatsapp

 

Manggarai, NTT//si.com- Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit membatalkan sejumlah kegiatan pembangunan di Dinas PUPR Kabupaten Manggarai.

Pembatalan ini tertuang dalam surat keputusan Nomor HK/253/2021 Tentang penetapan realokasi belanja modal dalam rangka percepatan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Manggarai.

Dalam surat tersebut, Bupati Hery memerintahkan, Kadis Pertanian, Kadis PUPR untuk tidak melanjutkan proses pengadaan barang atau jasa dimasing-masing OPD tersebut.

Bupati Hery dalam pernyataan persnya menjelaskan bahwa Refocusing anggaran harus dilakukan demi menyelamatkan ratusan ribu nyawa orang Manggarai.

Lebih lanjut Bupati Hery mengatakan, Refocusing ini dilakukan, bukan untuk kepentingan golongan atau sekelompok orang tertentu, tetapi untuk kepentingan bersama.

Pembatalan ini dilakukan dalam rangka penanganan Covid-19 mulai dari proses penyiapan tempat karantina terpusat, penambahan vasilitas di RSUD Ben Mboi Ruteng, dan untuk kebutuhan yang tak terduga.

Hal penting dalam kebijakan Refocusing ini kata Bupati Hery, sebagai tindakan antisipasi apabila terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Manggarai, apalagi proses Vaksinasi saat ini berdasarkan informasi dari pusat bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) termasuk Manggarai Vaksinasi akan berlangsung pada akhir tahun, karena saat ini masih fokus untuk Pulau Jawa dan Bali.

Sehingga jalan satu-satunya adalah Refocusing meniadakan beberapa pekerjaan fisik, sehingga ketika kasus naik, dana sudah ada dan sudah disiapkan.

Bupati Hery juga mengaku tidak mau melakukan pemotongan terhadap gaji pegawai ataupun memberhentikan THL seperti yang terjadi di Kabupaten lain.

Karena itu lanjutnya, penanganan Covid-19 juga akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) untuk masyarakat yang bersumber dari APBD, sebab selama ini kata Bupati Hery, hanya dianggarkan untuk 3 bulan, kedepan akan menjadi 6 bulan sehingga setara dengan penerima BLT dari Kemensos.

Sementara untuk anggaran proyek yang dibatalkan akan menjadi skala prioritas pada anggaran Tahun 2022, bahkan tidak menutup kemungkinan pada anggaran perubahan akan dianggarkan kembali.

Dilansir dari Youtube SwaraNet.TV

Berita : Dody Pan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *