Bupati Agas ; Perempuan Matim Harus Bisa Menjadi Penopang Ekonomi Keluarga


124 shares

 

Borong, NTT//SI.com- Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas menutup Pelatihan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tekun Tenun Indonesia Tingkat Kabupaten Manggarai Timur tahun anggaran 2021 bertempat di Aula IKM Rana Tonjong pada Sabtu (27/11/2021).

Pelatihan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tekun Tenun Indonesia Tingkat Kabupaten Manggarai Timur Tahun Anggaran 2021 dilaksanakan selama 25 hari dan di ikuti oleh 29 peserta semuanya adalah perempuan melalui pengawasan ketat oleh Kementerian Pendidikan Indonesia (Kemendikbudristek RI) dan dilakukan secara online.

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas berharap, agar melalui Pelatihan Tenun yang difasilitasi oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Manggarai Timur, 29 peserta  pelatihan tenun milenial yang semuanya perempuan bisa membantu meningkatkan pendapatan keluarga. Tentunya dengan menekuni profesi sebagai penenun dan menjadikan tenun sebagai pekerjaan pokok. Selain itu juga, keterampilan menenun juga harus diwariskan kepada generasi muda, agar tetap dilestarikan.

“Perempuan Manggarai Timur harus bisa menjadi tulang punggung atau menjadi penunjang ekonomi keluarga, salah satu caranya adalah dengan menenun, tenun harus bisa menjadi sumber pendapatan”, Ungkap Bupati Agas

Bupati Agas juga meminta, agar para penenun berinovasi dan mengikuti selera pasar.

“Saya berharap setelah pelatihan ini, akan tetap menenun dengan tekun. Dengan keterampilan yang ada, kalian harus dapat terus berinovasi, melihat dan memahami kebutuhan pasar, tetapi jangan sampai meninggalkan budaya kita dengan corak khas Manggarai Timur, yaitu corak Lamba Leda, corak Congkar, dan corak Rembong”, Tambahnya

Pada kesempatan yang sama juga, Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai Timur, Ny. Theresia Wisang, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Manggarai Timur, para pelatih tenun, para peserta pelatihan, panitia dan semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan PKW Tekun Tenun Indonesia di Manggarai Timur.

“Tujuan kita, selain pengetahuan dan keterampilan tenun ini, diharapkan juga bisa menjadi kegiatan dan pekerjaan pokok. Jangan takut nanti kainnya tidak laku, banyak pihak yang akan membantu pemasaran, yang penting adalah, bisa menjaga kualitas”, Ujar Ny. Theresia Wisang

Dalam sambutan singkatnya, Ny. Theresia Wisang juga menyampaikan bahwa semua kain yang ditenun saat pelatihan, akan dibeli oleh Ibu Julie Laiskodat, selaku Ketua Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pernyataan ini disambut dengan tepuk tangan yang meriah oleh peserta dan semua yang hadir.

Turut hadir pada penutupan kegiatan ini ; Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai Timur, Ny. Aleksandrina Anggal, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemda Manggarai Timur, Ketua dan Wakil Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Manggarai Timur, dan Perwakilan Bank NTT Cabang Borong.

Laporan : Dody Pan


Like it? Share with your friends!

124 shares

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *