Pemkab Matim Menyambut Baik Adanya Kegiatan Rapat Pembentukan TimPora

  • Whatsapp

 

Manggarai Timur, NTT//si.com- Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menyambut baik adanya kegiatan rapat pembentukan Tim Pora yang diselenggarakan pada Kamis (19/08/2021) bertempat di ruang rapat lantai dua Kantor Bupati Manggarai Timur.

Kantor Imigrasi Kelas III TPI Labuan Bajo meyelenggarakan Rapat Pembentukan dan Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) diwilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Rapat tersebut diselenggarakan dalam rangka penegakan Hukum Kemigrasian di era kenormalan baru.

Ir. Boni Hasudungan, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Manggarai Timur menyambut baik adanya kegiatan rapat pembentukan Tim Pora.

Tim Pora merupakan tim pengawasan orang di mana kita mengawasi keberadaan dan kegiatan apa saja yang dilakukan orang asing di Daerah ini.

“Pulau Flores khususnya Kabupaten Manggarai mempunyai banyak destinasi wisata dan potensi sumber daya alam yang berlimpah. Maka sangat perlu adanya pengawasan orang asing dari tingkat kecil.

Kita ketehaui keberadaan orang asing atau warga Negara asing yang melakukan beragam kegiatan di wilayah Hukum Indonesia perlu mendapat perhatian semua pihak”, Ungkap Sekda Matim

Oleh karena itu, perlu dibuatnya Tim Pengawasan orang asing dan koordinasi antar instansi terkait dalam rangka menyamakan persepsi dalam hal pengawasan kegiatan orang asing di Daerah sesuai dengan bidang tugas masing-masing mutlak dilakukan”, Lanjutnya

Untuk itu, keberadaan Tim Pengawasan orang asing (Tim Pora) di Kabupaten Manggarai Timur menjadi hal pentin, sehingga apabila terdapat pelanggaran Hukum maupun norma yang dilakukan orang asinh dapat ditanggulangi lebih awal sebagai langkah antisipasi kewaspadaan dan pengawasan.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi sarana komunikasi serta kolaborasi perangkat Daerah dan aparat penegak Hukum yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bersama Kantor Imigrasi Kelas III TPI Labuan Bajo”, Tutupnya

Dikesempatan itu juga, Kepala Kantor Kelas III TPI Labuan Bajo, Jaya Mahendra menjelaskan, bahwa era kenormalan baru harus lebih mendorong kita untuk membangun keseimbangan dan kerja sama antara lembaga, sehingga terbentuk sinergritas yang kuat antara aparat penegak hukum dan instansi pemerintah.

“Hal tersebut demi mewujudkan pengawasan keimigrasian yang terkoordinasi dan menyeluruh terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Manggarai Timur.

Pengawasan terkait keberadaan dan kegiatan orang asing tentunya tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran hukum”, Ungkap Mahendra

Akan tetapi sebagai bentuk pertimbangan hukum atas hak-hak orang asing untuk tinggal dan berkegiatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kehadiran orang asing diharapkan dapat memberikan manfaat yang benar-benar positif dalam bentuk pertumbuhan ekonomi di Wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Pembentukan Timpora diharapkan dapat menjadi jembatan kepentingan sektoral masing-masing instansi dengan mengedepankan koordinasi dan sinergitas sebagai koridor dalam pengambilan keputusan dari setiap masalah yang berkembang.

Kehadiran Timpora juga menjadi wadah tukar menukar informasi dalam rangka pengumpulan bahan keterangan sebagai bahan pengambilan keputusan dalam menyusun kebijakan terkait pengamanan dan pengawasan orang asing di Wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Berita : Dody Pan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *