Akibat Ledakan Disebuah Rumah, Dua Orang jadi korban

  • Whatsapp

 

Muara Enim//SI.com- Dua orang warga di Kelurahan Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim kini tengah dirawat di rumah sakit diduga menjadi korban ledakan disebuah rumah warga RT 04 RW 10 tepatnya didepan perumahan bank mandiri Kel Tanjung Enim Kec.Lawang Kidul Minggu (21/11) sekitar pukul 14:30 WIB.

Menurut saksi mata Mardiana (57) sang pemilik rumah yang beralamat dijalan Kiemas RT 04 RW 10 Nomor 99a yang tak jauh dari perumahan Bank Mandiri itu, bahwa bermula ibu Mardiana (57) tengah didalam rumah Tiba-tiba mendengar suara ledakan sekitar 30 meter dari posisinya yang kemudian keluar rumah dan mendekati sumber suara ledakan tersebut.

“Aku dak tau pak, Tiba-tiba ado Suara ledakan dak tau dari Mano asal nyo ledakan itu,”ujar Mardiana.(57).
Dikatakan, ledakan dirumah kontrakan itu telah ada dua orang korban yang mengontrak rumah kos kami dengan mengalami luka bakar atas nama Rahma (30),dan Galuh (35), yang kemudian saat itu kami laporkan pihak berwenang dan dua warga yang mengontrak kosan kami dilarikan ke rumah sakit serta kerusakan kontrakan kami hanya rusak ringan, “ujar Mardiana (57) yang disebut disurat laporan ke Bupati oleh Camat Lawang Kidul tersebut.

Kemudian atas peristiwa ledakan tersebut, selain satu rumah kontrakan yang mengalami rusak ringan tersebut, dua orang korban penghuni rumah kontrakan milik Mardiana (57) mengalami luka bakar di bagian tubuh nya.

Pemerintah dan aparat setempat saat itu mengambil langkah cepat mengevakuasi korban yang dilarikan ke rumah .sakit untuk menjalani perawatan.

“Korban akan dirujuk ke RSMH Palembang untuk menjalani perawatan dan terkat biaya korban insya Allah akan ditanggung PTBA melalui CSR dan telah kita koordinasikan itu ,”ungkap Camat Lawang Kidul Andrille Martin (23/11).

Dikatakan camat, bahwa terkait insiden ledakan tersebut kami tengah menunggu keterangan dari pihak kepolisian yang tengah melakukan investigasi dilapangan.

“Yang jelas ledakan dari Gas,Tapi Gas apa kami belum tahu dan Polisi tengah menyelidiki peristiwa itu,” pungkas Andrille Martin. ( MUR/SI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *