Redaksi sarana informasi.com
Banyuasin, Si.com//bukanisu.com | Dewan Pendidikan Kabupaten Banyuasin audiensi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, untuk memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Banyuasin.
Audiensi disambut baik Kepala Dinas Pendidikan Yosi Zartini diwakili Sekretaris Dinas, Adi Candra di ruang sekretaris dinas, Jumat pagi (19/6/2026).
Ketua Dewan Pendidikan Banyuasin Dr Drs Jamalludin MSI, menjelaskan, keberadaan Dewan Pendidikan merupakan amanat peraturan perundang-undangan di antaranya Undang-Undang Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah,,
“Menurutnya, Dewan Pendidikan berfungsi membantu pemerintah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemberian saran, dukungan, serta masukan terhadap berbagai kebijakan pendidikan,,
“Kami hadir sebagai stakeholder yang peduli terhadap dunia pendidikan, Tugas kami memberikan dukungan, sumbangan pemikiran, dan masukan untuk kemajuan pendidikan di Banyuasin,” ujarnya saat audiensi didampingi para pengurus Dewan Pendidikan kabupaten Banyuasin,,
“Ia mencontohkan masih banyak sekolah yang memiliki lahan namun belum memiliki sertifikat resmi, Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Dewan Pendidikan untuk mendorong sekolah memperoleh legalitas aset sehingga memberikan kepastian hukum dan mendukung pengembangan sarana pendidikan,,
“Selain itu, Dewan Pendidikan juga menyoroti perlunya penguatan sekolah-sekolah yang berada di wilayah perbatasan dengan kawasan perkotaan. Pertumbuhan penduduk yang cukup cepat dan dinamis dinilai perlu diimbangi dengan pemerataan jumlah sekolah dan fasilitas pendidikan yang memadai,,
“Masih banyak hal yang perlu kita dorong bersama, termasuk pemerataan layanan pendidikan di daerah yang pertumbuhan penduduknya sangat cepat dan sulit diprediksi,” katanya.
Dalam memperkuat peran komite sekolah, Dewan Pendidikan berencana melakukan berbagai kegiatan penyuluhan dan penyebaran informasi guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan peran komite sekolah dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan.
Tak hanya itu, Dewan Pendidikan juga siap membantu pemerintah dalam penyajian data pendidikan serta mengusulkan sekolah-sekolah yang membutuhkan perhatian khusus agar mendapatkan dukungan dan penanganan yang tepat.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mendukung sekolah-sekolah yang membutuhkan perhatian,” tambahnya.
Dijelaskan, salah satu langkah yang akan terus dilakukan adalah membangun komunikasi dan audiensi dengan berbagai pihak terkait guna memperkuat kolaborasi dalam memajukan pendidikan di Banyuasin.
Dewan Pendidikan Banyuasin sendiri merupakan organisasi yang beranggotakan tokoh-tokoh dan pemerhati pendidikan yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Banyuasin.
Mengusung semangat mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945, organisasi tersebut telah terbentuk sejak 20 Mei 2026 dan saat ini sedang dalam proses pendaftaran badan hukum di Kementerian Hukum dan HAM.
Meski berstatus sebagai mitra pemerintah dalam bidang pendidikan, Dewan Pendidikan Banyuasin untuk sementara masih menjalankan seluruh kegiatan secara mandiri.
“Walaupun organisasi ini merupakan mitra pemerintah, seluruh kegiatan yang kami lakukan saat ini masih menggunakan biaya swadaya dari anggota,” pungkasnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin mengapresiasi terbentuknya Dewan Pendidikan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan.
“Kami menyambut baik kehadiran Dewan Pendidikan Banyuasin. Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, Dewan Pendidikan dan mayarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Banyuasin,” ujarnya.
Ia berharap audiensi tersebut menjadi awal kerjasama yang baik dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Editor Pahrul Edi pjs

































