Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru di Desa Paduraksa Tanjung Agung Wilayah Sumatera Selatan


144 shares

Muara Enim//SI.Com–,Pertamina Regional 1 mengumumkan temuan minyak dan gas pada Sumur Eksplorasi Wilela (WLL)-001 Area Tanjung Enim. Sumur ini terletak Desa Paduraksa Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim,  dengan jarak 15 km dari fasilitas produksi eksisting SP Merbau dan 25 km dari SP Limau.

Direktur Utama PT Pertamina Regional 1 (Pertamina Hulu Rokan) , Jaffee Arizon Suardin mengatakan seluruh upaya ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam meningkatkan cadangan dan upaya memenuhi kebutuhan gas yang semakin tinggi seiring dengan peningkatan pertumbuhan industri di area Sumatera Selatan dan untuk mendukung pencapaian target produksi migas nasional.

Medy Kurniawan Selaku Direktur Eksplorasi Sub Holding Upstream (Pertamina Hulu Energy) menambahkan bahwa Temuan cadangan ini diharapkan menjadi pemantik bagi pekerja Pertamina di Regional Sumatera untuk terus berupaya menemukan cadangan-cadangan migas baru. Capaian ini dinilai dapat menjadi motivasi semua pihak, baik Pemerintah maupun masyarakat setempat untuk mendukung industri hulu migas dalam mencari cadangan. “Kita wajib optimis bahwa tujuan bersama target produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (BSCFD) pada tahun 2030 dapat diwujudkan, penemuan ini harus dapat membangkitkan semangat kita bersama, karena kemajuan industri hulu migas juga kemajuan kita semua” ujar Medy.

 

Sumur Wilela (WLL)-001 ditajak pada tanggal 28 Maret 2022 dan mencapai kedalaman akhir 1358 mMD  tanggal 19 April 2022. Sumur ini menemukan migas melalui Uji Kandungan lapisan (Drill Stem Test/DST) pertama (DST#1) yang dilakukan pada reservoir batupasir Formasi Air Benakat pada interval 880-886 m.  “Dari hasil uji kandung lapisan pertama diperoleh laju aliran gas dan kondensat sebesar 5.69 MMSCFD dan kondensat 482,7 barel per hari (BOPD),  selanjutnya, juga akan dilakukan Uji Kandungan Lapisan Kedua dan Ketiga pada interval batupasir lain di Formasi Air Benakat “ ujar Fuad Nuri selaku Senior Manager Exploration Zona 4 Regional 1.

General Manager PHR/Zona 4 Regional 1, Agus Amperianto pun menyampaikan komitmen Regional-1 dengan Spirit of Sumatera untuk tetap Sustain, Massive, To Grow, Efficient, Resilient & Agressive, dalam menjalankan operasi migas yang selamat, efektif, dan unggul sehingga WK PEP di Prabumulih Area dapat berkontribusi secara signifikan dan berkelanjutan terhadap pencapaian target produksi migas nasional. Pelaksanaan pengeboran eksplorasi sumur Wilela ini dijalankan dengan tetap menjaga kinerja HSSE yang tinggi, menaati protokol covid-19 secara disiplin, serta menerapakan operational excellence. “Keberhasilan ini menjadi pendorong semangat kami untuk terus melakukan pengeboran yang diperlukan bagi keberlangsungan produksi migas dari WK PEP di Regional 1 Sumatera ini ,” kata Agus.

Dengan adanya dukungan dari segenap stakeholder di Regional Sumatera, maupun di Subholding Upstream, pengeboran sumur Wilela-001 berhasil menemukan sumberdaya migas dan mampu melakukan pengeboran lebih cepat dari target dengan biaya realisasi lebih rendah. Hal ini membuktikan bahwa dengan perencanaan dan mitigasi yang baik, operasi pengeboran tetap dapat dilaksanakan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan menyebutkan bahwa ini menjadi pencapaian yang sangat baik sebagai hasil upaya yang selama ini dilakukan oleh PHR. “Sebagai salah satu KKKS yang memiliki target pengeboran paling banyak di tahun 2022 ini, PHR memang harus berupaya lebih banyak untuk menemukan cadangan-cadangan migas di wilayah operasi,” ujar Anggono.

Deputi Perencanaan SKKMIGAS Benny Lubiantara dalam kegiatan kunjungan lapangan menyampaikan bahwa SKK Migas selanjutnya akan memberikan dukungan terhadap rencana-rencana pengeboran yang dijalankan oleh semua KKKS khususnya di wilayah Sumbagsel termasuk PHR. “Penemuan ini akan berkontribusi pula terhadap produksi nasional itu hal yang pasti, harapannya semua target yang diberikan kepada PHR dapat terpenuhi dan produksi akan meningkat”ujar Benny. “Pada kesempatan ini Kami atas nama Manajemen SKK Migas, mengucapkan Apresiasi atas Kerja Keras dan kontribusi seluruh Pekerja Pertamina Region 1 pada umumnya, terutama Pekerja di Lapangan yang telah mampu menyelesaikan target pekerjaan pada tahap ini dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan” tutup Benny.

Reporter: Nuramin Jafar


Like it? Share with your friends!

144 shares

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.