Pelajar SMP Penderita Tumor Butuh Perhatian Serius Pemerintah.

  • Whatsapp

MUARAENIM//si.com – Aman sakri (15) yang tinggal di dusun II serdang, Desa segayam, kecamatan Gelumbang, kabupaten Muaraenim, mengidap penyakit tumor yang dialaminya dipangkal lengan sebelah kiri, kini butuh perhatian dari pemerintah

 

Pelajar yang saat ini masih duduk di bangku sekolah SMPN 3 Gelumbang, hanya bisa pasrah menahan rasa nyeri akibat penyakit tumor yang dideritanya sudah puluhan tahun, karena keterbatasan ekonomi

 

Saat awak media menyambangi di kediaman tempat tinggalnya di dusun II desa segayam pada Senin (15/03/21) “Aman, menuturkan “saya hanya bisa pasrah mengenai penyakit yang dideritanya, dan tidak bisa melakukan pengobatan dengan kondisi perekonomian keluarga saat ini

 

“Apalagi sekarang bapak saya sudah tiada, (Meninggal) beberapa tahun lalu, Lirihnya sambil menahan rasa nyeri pada bagian lengannya

 

Diketahui, Aman sakri seorang anak yatim yang tinggal bersama dengan saudaranya selama tiga tahun belakangan ini, di dusun II Desa segayam,

 

“Aman, mengidap penyakit tumor yang di deritanya, ketika masih berusia tiga tahun, tepatnya pada tahun 2008 yang lalu, saat itu Aman masih tinggal bersama dengan kedua orang tuanya di Lubuk Linggau

 

Awalnya, hanya berupa benjolan kecil yang tumbuh di bagian pangkal lengan sebelah kiri, namun lama- kelamaan benjolan itu membesar, hingga saat ini kondisinya makin parah

 

Kini, penyakit yang dideritanya makin hari semakin bertambah parah, bahkan ketika penyakit itu kambuh, sering mengeluarkan cairan bercampur darah, kerap membasahi pakaiannya

 

Menurut salah satu saudaranya, Deni Susanti (35), mengatakan pada awak media, “kalau Aman sudah pernah dibawa untuk berobat di puskesmas gelumbang, tetapi hanya di kasih obat saja, namun ketika obatnya habis penyakit yang dideritanya kambuh lagi, pak Ungkapnya

 

Masih menurut Deni, sekarang yang lebih memperihatinkan lagi, tumbuh benjolan baru ditempat lain, yang tumbuhnya sama persis masih di bagian pangkal lengan sebelah kiri, sehingga nampak jelas benjolan itu terlihat semakin membesar dan bertambahnya rasa nyeri yang dirasakan Aman, Katanya

 

Saat bincang” dengan awak media, sejauh ini apakah sudah ada tindakan dari pihak terkait yang memberikan perhatian kepada Aman mengenai penyakit yang dialaminya.?

 

“Belum ada pak, sebenarnya kami dari pihak keluarga merasa malu, untuk berharap dan meminta bantuan kepada orang lain, Namun demi untuk kesembuhan penyakit yang telah diderita adik saya, malu pun tak lagi saya hiraukan Imbuhnya.

 

Deni berharap, supaya kelak ada pihak yang dapat memberikan perhatian yang serius, terhadap penyakit yang diderita adiknya,

 

“Ya harapan saya semoga ada pihak yang terketuk hatinya untuk berbagi dan peduli dengan sesama, baik itu dari unsur-unsur pemerintahan dan juga dinas terkait lainnya, sehingga dapat mengurangi beban keluarga Harapnya.

 

Kami dari pihak keluarga juga mengucapkan terima-kasih yang sebesar-besarnya, kepada awak media yang telah menyempatkan diri dan meluangkan waktunya untuk berkunjung bersilaturahmi dan sekaligus berbagi dengan sesama. Ucapnya

 

(Eby p)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *