Paul Jemarus, Minta Dirut PDAM Beberkan Nama Oknum Anggota DPRD Yang Mintah Jatah


131 shares

 

Ruteng, NTT//SI.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Daerah Pemilihan (Dapil) V Kecamatan Wae Ri’i dan Rahong Utara Paulus Jemarus, minta Dirut PDAM Tirta Komodo Ruteng, beberkan nama-nama oknum anggota DPRD Manggarai yang minta titip orang untuk bekerja disana.

Hal itu disampaikan Paulus Jemarus terkait Polemik rekaman suara minta jatah Direktur PDAM Tirta Komodo Ruteng, Marsel Sudirman yang beredar luas beberapa hari lalu di grop WhatsApp yang berdurasi 1 menit 43 detik.

Menanggapi rekaman suara tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai langsung mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perumda Tirta Komodo Ruteng yang dilaksanakan pada Senin (24/01/2022) bertempat di ruang sidang gedung DPRD Kabupaten Manggarai yang di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Manggarai, Simprosa Rianasari Gandut.

Kepada SI.com melalui pesan WhatsApp pada Senin (24/01/2022) malam sekitar pukul 08.00 Wita Paulus Jemarus mengatakan, bahwa Dirut PDAM Tirta Komodo Ruteng, Marsel Sudirman sudah melakukan pembohongan serta membohongi anggota DPRD Manggarai. Hal itu disampaikannya lantaran jawaban Marsel Sudirman tidak sesuai dengan pertanyaan yang disampaikan oleh anggota DPRD saat sidang Rapat Dengar Pendapat (RDP).

“Saya secara pribadi tidak puas, karena tidak ada keputusan dan rekomendasi apapun oleh lembaga dewan. Yang saya maksudkan adalah lembaga DPRD harus memberikan rekomendasi kepada Bupati Manggarai selaku pemangku kekuasaan di Kabupaten Manggarai”, Ungkap Paulus Jemarus

“Harus di evaluasi kembali ini Dirut PDAM, kalau bisa di copot saja, itu jauh lebih bagus dan elegan, untuk bisa mengembalikan wibawa seorang Bupati. Setidaknya harus ada rekomendasi”, Tegas Paulus Jemarus anggota DPRD dari Fraksi Hanura

Saat memberikan klarifikasi kata Paulus, Direktur Perumda Tirta Komodo, Marsel Sudirman mengakui, bahwa suara dalam rekaman tersebut adalah suaranya. Ia kemudian meminta maaf kepada berbagai pihak yang tersinggung akibat perkataan dalam rekaman tersebut, dimana di rekaman itu, Marsel mengatakan bahwa, perkataan itu bukan untuk konteks saat ini, melainkan terjadi pada masa sebelumnya.

“Di pembicaraan saya, yang saya ungkapkan ada history. History itu tidak hanya terjadi sekarang tetapi terjadi pada kemarin-kemarin itu”, Kata Paulus, meniru perkataan Marsel Sudirman pada saat memberikan klarifikasi

Penulis : Dody Pan


Like it? Share with your friends!

131 shares

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.