Ersangkut Respon Positif Silaturahmi Dengan Jurnalis dan LSM Kabupaten Muara Enim

  • Whatsapp

Muara Emim//SI.com--,Muara Enim insan pers dan LSM saling bersinergi dan bersilaturahmi untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Muara Enim, khususnya masalah penerangan lampu jalan di wilayah yang rawan tindak kriminal seperti Penanggiran , gunung megang , Semende darat Laut ( babatan), mengingat setiap bulan dipotong langsung untuk biaya penerangan lampu jalan. Senin, 22/11/2021.

Ersangkut selaku narasumber yang notabene wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD provinsi Sumatera Selatan dapil Muara Enim menuturkan ” dirinya prihatin selaku wakil rakyat , membaca pesan di WAG info Muara Enim perjuangan media masa dan LSM yang merupakan kontrol sosial masyarakat yang mulia ini ”

Masih menurut Ersangkut” salah satu syarat untuk pemasangan lampu jalan adalah ada kabel yang warna Hitam kalau sekedar kabel induk , Sulit untuk merealisasikan, hal ini kita tampung dan berdasarkan usulan masyarakat Insya Allah akan kami kawal dan disposisi menjadi agenda usulan saya” demikian ucapnya.

Ersangkut juga menyampaikan” bahwa dirinya datang atas nama pribadi tidak ada muatan politik sama sekali untuk bersilaturahmi dengan awak media dan LSM hari ini” tuturnya.

Imam Suranto tokoh pers menyampaikan, pada sesi diskusi bahwa penerangan lampu jalan harus mendapat skala prioritas utama karena itu penting, demi keselamatan masyarakat, agar tidak terjadi tindak kriminal ditengah masyarakat.

Senada apa yang disampaikan Yan salam, sebagai insan pers mengingatkan bahwa PJU itu ranah Disperindag yang membidanginya, tolong mereka di ingatkan kalau ada anggaran segerakan usulan masyarakat yang urgent.

Dalam silahturahmi sumbang saran tersebut menghasilkan beberapa usulan dari para Jurnalis dan LSM kepada anggota dewan Provinsi Ersangkut. Antara lain, masalah tidak ada lampu jalan di tiga Desa yaitu Penanggiran, Ulak Bandung dan Guci.

kemudian anggaran dana APBD yang terkesan dijadikan foya foya seperti perbaikan taman air mancur yang menggunakan dana APBD miliyar Rupiah, alangkan baiknya dana tersebut dialihkan kepada pekerjaan lain.

Selanjutnya, terkait permasalahan jalan STB, termasuk lampu jalannya yang belum tersentuh pembangunan oleh Pemkab, dan terakhir adalah permasalahan gas elpiji 3 kg, serta beberapa desa dalam Kabupaten Muara Enim yang belum mempunyai kantor Desa.

“Intinya ada empat permasalahan yang kita harus selesaikan, yaitu gas elpiji 3 kg, lampu jalan dan jalan di STB serta Desa yang belum mempunyai kantor Desa dalam Kabupaten Muara Enim” ujar notulen sumbang saran Rahmat Hidayat.

sementara itu, Ersangkut. SPsi, selaku anggota Dewan Provinsi Sumsel Davil VI mengatakan, usulan dari teman-teman media dan LSM silahkan masukkan kepada dirinya dan akan dibawanya kepada Gubernur Sumsel dan Pj Bupati Muara Enim.

Hanya saja sebelum hal tersebut disampaikan kepada gubernur, alangkah baiknya teman-teman sekalian melihat dengan pasti apakah ada penduduknya dilokasi yang belum ada lampu penerangan jalan.

“Kalau memang ada penduduknya masalah lampu tadi, ada atau tidak penduduknya dan bisa atau tidak hal tersebut masuk dalam Bangub. Kalau memang bisa, saya sendiri langsung menyampaikannya kepada Gubernur Sumsel,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Ersangkut, masalah lampu jalan untuk tiga Desa yaitu penanggiran, Ulak Bandung dan Guci akan dirinya perjuangkan, saya akan menghadap Pj. Bupati terkait beberapa usulan untuk kepentingan masyarakat banyak.

Masalah jalan di STB, silakan berikan proposal kepada dirinya karena jalan tersebut masuk dalam jalan Provinsi yaitu Muara Enim – Lahat, dan masalah gas elpiji 3 kg ini akan diusulkan dengan Pj. Bupati dan Gubernur Sumsel.

Di Kabupaten Muara Enim yang belum mempunyai kantor Desa, akan menjadi PR dirinya untuk disampaikan kepada Pj. Bupati, pokoknya usulan dari teman-teman sekalian akan saya bawah kemeja Pj. Bupati Muara Enim dan Gubernur Sumsel,” ucapnya.

( MUR/SI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *