Telan Dana Tiga Ratus Juta Lebih, Rehab Gedung SMPN 03 Penukal Diprotes Warga

  • Whatsapp

PALI//SI.Com–, Diduga dikerjakan asal jadi dan Terindikasi hanya mengejar untung besar, Pengerjaan Rehab Gedung SMP Negeri 03 Penukal yang berlokasi di Desa Mangku Negara Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumsel di protes warga.

Pasalnya pekerjaan Rehabilitasi Ruang Guru dengan tingkat kerusakan minimal sedang beserta perabotanya yang bersumber dari dana alokasi khusus kabupaten PALI tahun anggaran 2021 dengan nilai anggaran Rp. 305.241.000,(Tiga ratus lima juta dua ratus empat puluh satu ribu rupiah) dengan nomor kontrak 420/019/SPK/RG-SMPN3.P/DAK/DISDIK, di kerjakan oleh pihak ketiga yaitu CV Cahaya Putri, terindikasi hanya mengejar untung besar dan asal cepat selsai.

Hal itu di ungkapkan sala satu warga Desa Mangku Negara yang namanya di rahasiakan, sebut saja NS, dia menduga pemborong proyek tersebut hanya memiliki modal dan di duga tidak ada pengalaman dalam bidang tehnik bangunan, hingga terlihat jelas pekerjaan yang menggunakan uang rakyat itu hanya mengejar untung besar tanpa mengutamakan kwalitas.

“Kami minta pihak terkait, terutama dinas pendidikan kabupaten PALI tingkatkan pengawasan, kami khawatir kalau dibiarkan bangunan ini hasilnya tidak memuaskan, lihat saja, pemasangan keramik lantai tidak seperti bangunan pada umumnya, biasanya sebelum pemasangan keramik baru, keramik ataupun Tehel lantai yang lama di bongkar dulu, biar kuat dan tidak mengurangi tinggi volume ruangan, dan coba perhatikan rangka baja ringan yang di pasang bercampur merk Taso dan merk Trendy R.
Serta sambungan rangka baja ringan tersebut tidak rapi dan terkesan asal tersambung, ditambah lagi judulnya Rehab, tapi Kusen yang sudah layak di ganti tapi masih belum juga di ganti” ungkapnya kepada awak media ini Kamis (30/09/2021)

Photo pemasangan keramik tanpa membongkar Tehel lanntai dahulu
Photo Rangka baja ringan, dua merk, Trendy R, & Taso

 

 

Photo sambungan rangka baja

NS juga berharap kepada pihak pemborong agar bekerja sesuai sfek dan mengutamakan kwalitas. ” Pepata mengatakan, tidak ada ayam tidak mau makan beras, tapi kami mohon dengan sangat utamakan lah kwalitas, carilah untung sewajarnya saja, kami warga sini( Desa Mangku Negara) merasa bangga dapat bantuan pembangunan dari pemerintah, dan kami berharap bangunan tersebut dapat di nikmati oleh anak-anak bahkan cucu kami kelak, dapat bantuan bangunan ini tidak semudah membalik telapak tangan,” harap nya.

Photo Kusen Lama belum di ganti

Di tempat yang sama, Ketua Pengurus Kabupaten, Lembaganya Swadaya masyarakat (LSM Gerhana Indonesia) Herman Subianto mengatakan, jika sudah di peringatkan pihak pemborong masih tidak bekerja mengutamakan kwalitas, maka dia akan laporkan hal ini ke dinas terkait dan APH,

Herman Subianto juga mengatakan, kalau bangunan itu memang janggal, selain tehnik pengerjaan juga keterbukaan informasi publik pun seakan di tutupi, “Lihat saja papan proyek nya, dimulai tanggal 14 Juli 2021, tapi estimasi waktu pengerjaan tidak di tuliskan berapa Hari.”ucapnya

Sementara itu pihak pelaksana pekerjaan CV Cahaya Putri saat di konfirmasi dimintai tanggapannya melalui pesan Watssap pribadi nya, yang di dapat dari Rekan pemborong nya, Rabu (30/09) Pukul 11:44 terkait protes dan keluhan warga, Hingga berita ini diterbitkan pihak pemborong belum memberikan keterangan apapun/ bahkan pesan Watssap tidak di balas.

TIM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *