PGRI Kecamatan Wae Rii Menyelenggarakan Konferensi Cabang (KONCAB).

  • Whatsapp

 

Manggarai, NTT//si.com– PGRI Kecamatan Wae Rii menyelenggarakan Konferensi Cabang (KONCAB) pada Sabtu (22/05/2021) bertempat di UPTD SD Inpres Watu Alo, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai.

Koncab tersebut dihadiri oleh Camat Kecamatan Wae Rii dan 14 ketua ranting PGRI Kecamatan Wae Rii.

Tema yang diusung ialah, Mewujudkan PGRI Sebagai Organisasi Profesi dan peran dalam meningkatkan mutu pendidikan Abad ke-21.

Agenda utama dalam konferensi tersebut adalah, Laporan Pertanggung Jawaban pengurus cabang PGRI yang lama dan pemilihan ketua serta pengurus yang baru masa bakti 2021-2026.

Usai membaca laporan pertanggung jawaban dari pengurus lama cabang PGRI, kegiatan ini dilanjutkan dengan pemilihan ketua dan pengurus cabang PGRI Kecamatan Wae Rii untuk masa bakti 2021-2026 secara Demokratis sesuai dengan mekanisme organisasi.

Hasil dari pemilihan yang diselenggarakan, Kanis Bugis, S.Pd yang juga adalah pengawas SD Kecamatan Wae Rii terpilih menjadi ketua, Stefanus Jedaut, S.Pd sebagai Wakil Ketua dan Pet Marselus Ganggur sebagai sekretaris.

Agus Raimuti selaku pengurus PGRI Kabupaten Manggarai, dalam sambutannya menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dikabupaten Manggarai dan terus mensejahterakan para Guru di Kabupaten Manggarai.

Dikesempatan yang sama juga, Fransiskus Sutardi, S.Pd selaku Ketua ranting PGRI SDI Watu Alo merasa kurang puas dengan hasil ini.

“Karena paling bagus kalau ketua dan pengurus PGRI itu diambil dari Guru-Guru yang tidak sedang menjabat sebagai Kepala Sekolah atau Pengawas,
biar mereka optimal dan fokus bekerja.

Tetapi inilah hasil dari sebuah Konferensi suka atau tidak suka, yah diterima saja”, Ungkap Fransiskus

Fransiskus Sutardi, S.Pd berharap, kepengurusan yang baru terpilih harus bekerja lebih profesional dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Manggarai dan terus memperjuangkan kesejahteraan para Guru Honorer (Komite) ataupun hal-hal lain yang berhubungan dengan hak para Guru”, Tutup Fransiskus

Penulis: Dody Pan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *