Ruteng, NTT//SI.com- Korban gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai kehabisan stok makanan di tenda mandiri yang meraka buat. Bantuan yang masuk dari perorangan, LSM hingga pemerintah tidak cukup bagi mereka yang berjumlah 60 orang.
Kekurangan tersebut, diposting melalui media sosial dengan harapan ada orang baik diluar sana untuk membantu terkait kekewatiran tersebut. Harapan tersebut diposting oleh salah sorang warga Kampung Bengkong, Desa Beamese, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Berikut postinganya “Saya berharap bantuan yang dibagikan oleh pemerintah tepat sasaran dan semuanya masyarakat terdampak bisa kebagian, posko ini kehabisan beras,” tulisnya dalam media soasial yang diposting pada Kamis, 26 Agustus 2026 pagi.
Ditengah situasi darurat itulah secerca harapan datang dari aksi solidaritas masyarakat sipil. Aktivis, seniman Melanie Subono bergerak cepat melalui jaringan Rumah Harapan Melanie di Lembaga yang dikoordinasikan oleh Alfian Rayabelen memberikan sejumlah kebutuhan pokok berupa beras, mie dan telur.
Berkolaborasi dengan pekerja media setempat di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mereka menembus keterbatasan untuk menyalurkan bantuan sembako langsung kepada warga terdampak yang sedang membutuhkan.
Sembako yang disalurkan oleh relawan tersebut untuk beberapa posko/kamp di kampung weli, Desa Beamese berjumlah 2 titik dan Kampung wae libo, Desa Beamese 3 titik. 5 titik tersebut berasa di Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai.
Heri, salah satu penerima di posko waelibo (titik 3) menyampaikan trimakasih atas bantuan dari Aktivis, seniman Melanie Subono bergerak cepat melalui jaringan Rumah Harapan Melanie di Lembaga.
Dia mengaku sangat bersyukur karena bantuanya datang disaat mereka yang sedang membutuhkan bantuan. “Kami sangat bersyukur, mewakili posko ini yang berjumlah 30 orang saya sampaikan trimakasih banyak, semoga orang-orang baik diberikan rejeki yang melimpah,” jelas heru saat menerima bantuan Melanie Sobono yang disalurkan oleh Relawan pada Kamis, 24 Agustus 2026.

Hal senada disampaikan oleh, Enjel, salah seorang warga terdampak dari posko 1 kampung Weli, Desa Beamese. Ia mengaku tidak semua orang bisa memberi bantuan seperti ini, hanya mereka.
“Semoga Ibu Melanie Subono sehat dan sukses slalu, panjang umur hal-hal baik,” tutupnya.
Pewarta : Dody Pan

































