Ruteng, NTT//SI.com- Korban gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai kehabisan stok makanan di tenda mandiri yang meraka buat. Bantuan yang masuk dari perorangan, LSM hingga pemerintah tidak cukup bagi mereka yang berjumlah 60 orang.
Kekurangan tersebut, diposting melalui media sosial dengan harapan ada orang baik diluar sana untuk membantu terkait kekewatiran tersebut. Harapan tersebut diposting oleh salah sorang warga Kampung Sirek, Desa Perak, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai pada Rabu, 26 Agustus 2026 pagi.

Berikut postinganya ” Harapanya pagi gempa yang berakhir, posko Sirek 13 Kepala Keluarga (KK) kehabisan beras. Masih adakah orang yang baik diluar sana untuk membantu kami.. Mohon,” tulisnya dalam media soasial yang diposting pada Rabu, 26 Agustus 2026 pagi.
Ditengah situasi darurat itulah secerca harapan datang dari aksi solidaritas masyarakat sipil. Aktivis, seniman Melanie Subono bersama grup Band Kotak bergerak cepat melalui jaringan Rumah Harapan Melanie di Lembaga yang dikoordinasikan oleh Alfian Rayabelen memberikan sejumlah kebutuhan pokok berupa beras, mie dan telur.
Berkolaborasi dengan pekerja media setempat di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mereka menembus keterbatasan untuk menyalurkan bantuan sembako langsung kepada warga terdampak yang sedang membutuhkan.
Sembako yang disalurkan oleh relawan tersebut untuk beberapa posko/kamp di kampung Sirek dan Klumpang di Desa Perak, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, yakni, Posko Sirek (2 Titik), posko klumpang (7 titik)
Flori, salah satu penerima di posko Sirek (titik 2) menyampaikan trimakasih atas bantuan dari Aktivis, seniman Melanie Subono bersama grup Band Kotak bergerak cepat melalui jaringan Rumah Harapan Melanie di Lembaga.
Dia mengaku sangat bersyukur karena bantuanya datang disaat mereka yang sedang membutuhkan bantuan. “Kami sangat bersyukur, mewakili posko ini yang berjumlah 60 orang saya sampaikan trimakasih banyak, semoga orang-orang baik diberikan rejeki yang melimpah,” jelas Flori saat menerima bantuan Melanie Sobono yang disalurkan oleh Relawan pada Rabu, 24 Agustus 2026.

Hal senada disampaikan oleh, Sebas, salah seorang warga terdampak dari posko 1 kampung Klumpang. Ia mengaku tidak semua orang bisa memberi bantuan seperti ini, hanya mereka.
“Semoga mereka sehat dan sukses slalu dan umur panjang hal-hal baik seperti ini, saat ini kami sangat membutuhkan bantuan,” tutupnya.
Pewarta : Dody Pan

































