Kepolisian Resort Manggarai Menggelar Apel Pasukan Oprasi Ketupat

  • Whatsapp

 

Ruteng, NTT//si.com– Kepolisian Resort Manggarai, menggelar Apel Pasukan Oprasi Ketupat dihalaman Mapolres Manggarai Pada Rabu (05/05/2021) pada pukul 14.00 WITA dalam rangka untuk menciptakan rasa aman dan nyaman menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Apel tersebut dipimpin oleh Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit dan dihadiri oleh Kapolres Manggarai AKBP. Mas Anton Widyodigdo, Wakapolres Manggarai Kompol I Wayan Arnaya, Pjs. Kasdim 1612 Manggarai, Mayor INF. Suparno Hadi, Wadanki Brimob, Iptu Alexcius Macado, Kabag Humas Setda Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa, Ketua PHBI H. Abdulrahman Marola, Sekertaris Sat. Pol PP, Joni Vitus dengan peserta Upacara, satu Pleton Personil Kodim 1612 Manggarai, satu Pleton Brimbob Kompi 2 Batalion B Pelopor Manggarai dan para Perwira, tiga Pleton Personil Polres Manggarai, satu regu Personil Satuan Pol PP dan satu regu Personil Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai.

Oprasi Ketupat 2021 akan digelar selama 12 hari kedepan dimulai pada tanggal 6 Mei sampai tanggal 17 Mei 2021 dilaksanakan dalam rangka mencegah penyebaran Virus Covid-19 melalui penyekatan dan penegakan protokol Kesehatan, mencegah gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar lantas (Kemanan Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas.

“Tujuan yang dicapai adalah masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya Covid-19”, Tutur Bupati Hery saat membacakan naskah amanat Kapolri.

Berdasarkan data yang diperoleh, jelang hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, trend kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan 2,03 persen. Namun, hal ini tidak menyurutkan niat masyarakat untuk melaksanakan mudik.

Menurut data Kementrian Perhubungan RI, Jumlah pergerakan orang sebelum dikeluarkannya larangan mudik sebanyak 81 juta orang. Setelah dikeluarkannya larangan mudik, masih terdapat 7 persen atau 17,5 juta orang yang masih akan melaksanakan mudik.

Dilain pihak, dengan masuknya Varian baru Virus Corona seperti B117 asal Inggris, B1351 asal Afrika Selatan, dan B1617 asal India, menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya lonjakan kasus yang eksponensial sebagaimana yang dialami di Negara India.

Oleh karena itu, pada oprasi ketupat kali ini, substansi utama adalah memastikan larangan mudik berjalan sesuai rencana. Kebijakan Pemerintah ini diambil dengan tujuan utama untuk mencegah timbulnya kluster-kluster baru pada perayaan Bulan Suci Ramadhan.

“Oprasi ketupat 2021 harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi, Salus Populi Supreme Lex Estonia”, Katanya.

Disamping itu, giat ini juga untuk mengantisipasi potensi “Curi Start Mudik”, untuk itu, lanjutnya, sejumlah langkah penting telah disiapkan Pemerintah antara lain memaksimalkan posko terpadu baik diterminal, pelabuhan, bandara dan satasiun.

Selain itu juga, untuk membatasi jumlah pengunjung disentra ekonomi maksimal 50 persen dari total kapasitas, patroli gabungan secara priodik disertai imbaun agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan, melaksanakan swab antigen secara acak dan pembagian masker gratis, dan memberikan sanksi kepada para pelanggar Protokol Kesehatan.

“Prioritaskan langkah-langkah preemitif dan preventif secara humanis”, Tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penegakan hukum sebagai upaya terakhir “Ultimum Remedium” secara tegas dan profesional diberikan kepada para pelanggar protokol kesehatan yang berulang kali melanggar serta oknum-oknum tertentu yang menimbulkan dampak negatif kesehatan secara luas dan menciptakan kluster baru Covid-19.

Berita: Dody Pan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *