Bansos Untuk Wartawan Jadi Polemik, Begini Ceritanya!πŸ‘‡

  • Whatsapp

PALI//si.com–Niat membantu meringankan beban masyarakat, dengan membagikan beras dan mie instan, Dinas sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi sumatera selatan (Sum-sel) menuai beragam masalah,

 

Hal itu terpantau oleh masyarakat luas, dengan gencarnya pemberitaan diberbagai media sosial, terkait bantuan sosial (Bansos)hampir kadaluarsa, dari dinsos Pali untuk masyarakat,

 

Ditambah lagi masalah dinsos bagikan bantuan beras dan mie instan untuk sejumlah awak media yang bertugas di bumi serepat Serasan, menuai Polemik, Karna jumlah bantuan 300 paket, dengan jumlah wartawan yang aktif di Pali kurang dari 100 orang, sementara masing-masing wartawan hanya dapat satu paket, seperti pengakuan Ketua PWI Pali, Adv Nurul Fallah SH, dan juga ketua IWO Pali Efran beberapa hari yang lalu, bahkan bukan hanya level ketua saja, masih banyak lagi wartawan lainnya yang mengakui hanya dapat satu paket bansos,

 

Dari penjelasan Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, yang dikutip dari berita media online Pali.co.id (Plt Kadinsos PALI Metty Etika, SE, M.Si mengatakan bantuan ini bentuk kepedulian Dinsos PALI kepada wartawan yang selama ini sudah banyak membantu menginformasikan kinerja pemerintah kabupaten PALI kepada masyarakat.

 

β€œKami berinisiatif dengan memberikan bantuan 300 sak beras dan 300 dus mie instan, semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan mendapatkan keberkahan,” ujar Metty saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (04/03/21).)

 

Sementara itu, menurut penjelasan dari pelaksana yang membagikan bantuan tersebut, adanya pembagian bansos itu karena dia yang mengajukan proposal media Sultanmuda, dan bantuan itu sudah mereka bagikan kepada masyarakat dan kepada wartawan yang sudah susah paya membantu proses pembagian bansos itu,

 

“Yah memang benar pelaksana itu saya, itu dari proposal Sultanmuda Palembang, saya yang mengajukan, Sekarang cair, dan itu sudah saya bagikan ke warga dan juga wartawan yang capek-capek bantu membagikan,”Jelasnya melalui sambungan telepon seluler Sabtu (06/03/ 2021).

 

Terkait masalah yang lagi gencar menerpah Kadinsos Pali, Ketua Organisasi masyarakat,(Ormas) Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) Sumsel Afrizal Muslim S,Ag, saat sharing dengan awak media ini via WhatsApp, Rabu (10/03/2021) Mengatakan turut prihatin dengan Kadinsos Pali.

“Kasihan Kadinsos, saya ikut prihatin dengan dia” ungkap Afrizal.

 

Plt Kadinsos PALI Metty Etika, SE, M.Si saat dikonfirmasi awak media ini via WhatsApp pribadinya Kamis (11/03/2021) mengatakan dengan tegas dan singkat bahwah yang sebenarnya sesuai yang di beritakan dua orang wartawan beberapa hari yang lalu, (Efran dimedia online pali.co.id) dan (Pidin C Oteh media mahadayaonline.com)

 

“Sesuai jawaban ini..penjelasan pak Efran dan pak ciutih” jawabnya singkat.

 

Terkait masalah ini, salah satu insan pers Pali berharap kepada dinas sosial dan pelaksana pembagian bansos, untuk lebih transparan dalam hal ini,

 

“Saya berharap masalah ini cepat clear, dan satu satunya jalan yaitu Klarifikasi bersama semua wartawan Pali, dan dinsos, agar tidak terjadi fitna berkepanjangan, karna membuat bingun sebenarnya pengakuan siapa yang benar? Dan siapa yang bohong?,

 

Bayangkan saja pengakuan dari Kadinsos, 300 paket bantuan tersebut adalah inisiatif nya untuk membantu Wartawan,

Sementara pengakuan dari pihak yang membagikan bansos tersebut. Bantuan itu dari proposal media Sultanmuda, yang benar itu yang mana,? Jelas dia penuh tanda tanya.

 

 

(Eddi s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *