300 Paket Bantuan Dinsos Untuk Wartawan Pali Jadi Polemik.

  • Whatsapp
Photo Beras dan mie instan

PALI//si.com–Bantuan sosial (Bansos) dari Dinas sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi sumatera selatan (Sum-sel) untuk wartawan yang bertugas dibumi serepat Serasan jadi Polemik. Pasalnya terkesan tidak transparan pelaksanaan pembagian kepada semua wartawan,

Hal ini dikatakan ketua Ikatan wartawan online (IWO) PALI, Efran kepada awak media ini saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jum’at malam, (05/03/2021)

 

“Sangat disayangkan, mestinya, sebelum pelaksanaan pembagian bansos tersebut, kumpulkan dulu semua wartawan, minimal ketua organisasi profesi wartawan, Ketua PWI dan IWO PALI, dikasih tau, karna ini menyangkut wartawan, jelaskan dulu ini bantuan dari mana? Berapa jumlah bantuan? Dan siapa saja penerimahnya? Biar lebih transparan.” Katanya,

 

Masih kata Efran, ” Saya Apresiasi niat baik Dinsos, ditengah masyarakat dilandah Pandemi covid-19, ada yang peduli berbagi rezeki, terutama kepada wartawan, tapi karna penyelenggara pelaksana di lapangan terkesan tidak transparan maka wajar kalau jadi Polemik dikalangan insan Pers Pali, apalagi tidak singkron jumlah wartawan yang aktif di Pali, dengan jumlah bansos yang direalisasikan oleh dinsos” jelasnya,

 

Saat awak media ini kompirmasih salah satu wartawan yang diajak mengurus pembagian bansos tersebut, dia membenarkan kalau dia bersama beberapa rekan wartawan diajak mengurus pembagian itu dan mengumpulkan data kartu keluarga (KK) untuk penerimah.

 

” Memang benar, penyelenggara pembagian bansos tersebut adalah rekan seprofesi kita, terus kami tu diajak mengurus pembagian bansos tersebut, tapi kami tidak tau kapan barang itu Sampai ke rumahnya?, siapa yang mengantarnya? Itu kami tidak tau.”jelasnya,

 

Ia juga mengatakan bahwa ada keanehan yang terjadi saat pembagian itu,

“Kami memang merasa aneh, katanya itu bansos dari dinsos untuk wartawan, tapi tidak ada pendamping dari pihak dinsos saat kegiatan itu, dan tidak ada acara penyerahan secara simbolis dari siapa kepada siapa?

 

Tapi tetap saja kami bantu bagikan tanpa banyak tanya, sebanyak lebih kurang seratus KK, dan sisanya kami tidak tau di bagikan kesiapa, atau untuk keperluan apa” jelasnya, kepada awak media ini melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (06/03/2021).

 

Tidak hanya sebatas itu, awak media ini juga kompirmasih pihak penyelenggara pembagian Bansos yang dipercayakan oleh dinsos, pertama dia menyatakan bahwah dia merasa tidak enak, masalah ini sampai diberitakan, dan dia juga mengatakan benar kalau dia pelaksana pembagian bansos itu, karna itu semua dia yang mengajukan melalui proposal Media Sultanmuda Palembang.

 

“Kenapa beritanya seperti itu? Walaupun tidak menyebutkan nama saya tapi intinya tidak enak, yah memang benar pelaksana itu saya, itu dari proposal Sultanmuda Palembang, saya yang mengajukan, Sekarang cair, dan itu sudah saya bagikan ke warga dan juga wartawan yang capek-capek bantu membagikan, semua sudah saya bagikan, sudahlah hapus saja lah berita itu, tidak enak berita itu, kalau memang kamu ada unek-unek terhadap saya, sebaiknya temui saya sekarang, saya ada di rumah, di pendopo, kalau besok saya mau ke Palembang, sebaiknya kesini saja biar kamu juga bisa temui warga yang saya bagikan itu,” jelasnya melalui sambungan telepon seluler Sabtu (06/03/ 2021).

 

Kadinsos Pali saat dikonfirmasi awak media ini, via WhatsApp pribadinya, Sabtu malam (06/03/2021), untuk dimintai tanggapannya, hingga berita ini terbit belum memberikan balasan, padahal beberapa hari yang lalu dikatakanya (di media Pali.co.id) sebanyak 300 sak beras dan 300 dus mie instan dari Dinsos untuk bantuan wartawan, sementara dari keterangan penyelenggara pelaksana yang membagikan bansos, bantuan yang mereka bagikan, itu hasil dari proposal Sultanmuda yang mereka ajukan.

 

(Eddi s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *