RSUD Komodo Labuan Bajo Telantarkan Pasien Dengan Alasan Dokter Sedang Cuti


 

Labuan Bajo, NTT//SI.com- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di nilai masabodoh, karena menelantarkan salah seorang pasien selama tiga hari tanpa ada pelayanan medis dari pihak RSUD Komodo tersebut.

Pasien bernama Thomas Babu (79) asal Desa Nggilat, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, diketahui selama tiga hari tidak mendapatkan pelayanan medis dari pihak Rumah Sakit (RS) Komodo Labuan Bajo.

Dikutip dari LASKARTIMUR.Com Hal itu disampaikan oleh Robertus Jebabu (Anak Kandung Pasien) kepada media melalui sambungan telephone seluler Jumat 3 Juni 2022 malam pukul 20.00 wita

Robertus menjelaskan, bahwa ketika dirinya datang dari Bogor, pasien sudah berada di Rumah Sakit Komodo selama dua hari. Ia kemudian meminta hasil lab ronsen ayahnya kepada kedua pegawai perempuan di Rumah Sakit tersebut, namun mereka tidak menunjukan hasil labnya dengan alasan menunggu dokter yang bersangkutan.

“Saat saya dari Bogor, ayah saya sudah dua hari berada di Rumah Sakit Komodo Pak. Hari pertama, saya langsung minta hasil lab ronsen ke pegawai di Rumah Sakit itu, tapi mereka menjawab saya, “belum Pak tunggu dokternya”, jelas Robertus

Tak puas dengan jawaban kedua pegawai tersebut, Robertus (anak kandung pasien) mempertanyakan keberadaan dokternya. Dan kedua pegawai tersebut menjawab bahwa dokternya sedang cuti.

Atas jawaban itu, Robertus merasa menyesal dengan dalil tersebut. Ia menilai bahwa Rumah Sakit seharusnya selalu melayani pasien, dan dokternya harus selalu stand by. Melayani pasien tidak harus diukur karena pasien tersebut menggunakan BPJS atau tidak, tapi ini sudah menjadi tugas mereka untuk melayani pasien.

Diketahui, bahwa ternyata bukan hanya Robertus (anak kandung pasien) yang diperlakukan dengan hal yang sama oleh pihak Rumah Sakit Komodo, keluarga pasien bernama Peter juga memberikan penjelasan terkait pelayanan buruk dari RSUD Komodo tersebut.

Baca juga:  Tim UPTD Puskesmas Tebat Agung, Camat EPD Dan Pemdes Muara Niru Tabur Larvasida Cegah Malaria

Ia menceritakan, bahwa pihak RSUD Komodo minta keluarga pasien untuk menyiapkan biaya administrasi untuk dokter spesialis dari luar dan biaya perawatan, karena pasiennya masuk kategori pasien umum. Namun beberapa saat kemudian, lagi-lagi mereka memberitahu kepada keluarga pasien bahwa dokter spesialisnya lagi cuti.

Ia juga sempat meminta penjelasan dari perawat tentang kepastian dokter yang bertugas untuk menangani pasien tersebut. Namun tidak mendapatkan informasi yang pasti dari pihak RSUD Komodo.

“Kami minta kejelasan dokter penanganan pasiennya. Tapi tidak jelas, mungkin mereka ada persolan internal, atau apalah, intinya kami sangat menyesal dengan pelayanan dari RSUD Komodo”, kesalnya

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat, belum berhasil dihubungi untuk diminta konfirmasi.

Penulis : Dody Pan


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berkarya Dewek