Lahan Gambut Menjadi Perkebunan Dengan Sistem Berbentuk KKPA Oleh PT


Redaksi sarana informasi.com

PALI // SI.COM PT. Aburahmi merupakan salah satu Perusahaan Kelapa Sawit Swasta Nasional yg beroperasi di Desa Air Itam Timur, kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan, yang terdiri atas Kebun Inti dan KKPA. keseluruhan berada di areal Gambut, yang mana pada awalnya sebelum beroperasi baik areal Inti maupun KKPA merupakan areal yang non produktif dan tidak ter manfaatkan secara maksimal dengan melakukan pengelolaan secara profesional, dan tetap memperhatikan kaidah kaidah Pengelolaan Lingkungan dan Gambut,

Selain pengelolaan yg profesional, PT. Aburahmi juga bermitra dengan masyarakat Desa Air Itam, Kecamatan Penukal Kabupaten PALI dengan sistem KKPA dan telah berhasil membagikan keuntungan kepada masyarakat sebanyak 697 Kepala Keluarga.

Dengan Pengelolaan KKPA secara Baik, terdapat kenaikan pendapatan Bagi petani secara Significant, dan Hasil Produksi secara Ton/Ha KKPA yang dikelola PT Aburahmi lebih tinggi dibandingkan Ton/Ha,
Hal ini secara langsung dan tidak langsung akan meningkatkan pendapatan Petani plasma Khususnya dan juga memutarkan roda ekonomi di Desa Air Itam yang menjadi desa dimana lokasi PT Aburahmi berada

Namun sangat disayangkan Memang menurut informasi yg di dapatkan dilapangan, bahwa lahan masyarakat yang awalnya di peruntukkan bagi petani plasma yang merupakan Warga Air Itam Timur, sudah banyak yg di jual kepada orang luar dan saat ini, warga Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten PALI yg memiliki lahan hanya tersisa sekitar 20%. Hal ini sangat mengecewakat PT. Aburahmi, karena bagi hasil sudah tidak lg dinikmati warga Desa Air Itam Timur sehingga rasa memiliki dari masyarakat menjadi berkurang,
Saat ini timbul penyesalan bagi warga masyarakat yg sebelumnya telah menjual arealnya, karena setelah melihat nominal Rp/ha bagi hasil yg mengiurkan dan menunjukkan peningkatan secara significant

Baca juga:  TMMD ke-116 Kodim 1503/Tual Capai Hasil Memuaskan

Dalam Pembangunan Kebun Kelapa Sawit milik masyarakat 100 % pembiayaannya oleh PT. Aburami dan tidak menggunakan jasa Perbankan dan masyarakat hanya menyediakan lahan untuk dikelola dan dibangun menjadi perkebunan.

Selain manfaat kemitraan, PT. Aburahmi juga dapat mempekerjakan masyarakat Air Itam dan warga desa sekitarnya sebanyak 615 orang, dimana 96% adalah masyarakat yang berdomisili di desa Air Itam dan juga desa di seputaran PT aburahmi
Dampak lain nya adalah dengan keberadaan PT Aburahmi juga membuka peluang bisnis kepada masyarakat Air Itam Timur dan sekitarnya seperti pengangkutan TBS, tanah timbun, batu koral, alat berat dan pick up serta pembangunan pekerjaan prasarana lainnya yang sebahagian besar juga diberikan kepada Koperasi Penukal lestari sebagai Mitra kerja PT Aburahmi

Skema Sistem proporsi bagi hasil KKPA adalah 70% pengembalian biaya/utang Investasi dan 30% diserahkan kepada masyarakat dan apabila biaya Investasi sudah lunas maka masyarakat mendapatkan bagi hasil 95% setelah dipotong biaya operasional.

Seperti yang dikatakan pihak management PT. Aburahmi saat dibincangi awak media, Selasa (18/07/2023) menerangkan bahwa, perusahaan sudah melakukan pembagian hasil bagi petani mitra sejak tahun 2020 sampai Triwulan I tahun 2023 dan bagi hasil Triwulan II (April, Mei, Juni) akan didistribusikan pada bulan Juli 2023 setelah dilaksanakan sosialisasi bagi hasil antara PT. Aburahmi dan pengurus koperasi lalu bagi hasil diserahkan kepada pengurus koperasi penukal lestari dan pengurus koperasi yg mendistribusikan kepada petani mitra.

Biaya Investasi sejak tahun 2020 sudah dikembalikan melalui pemotongan bagi hasil hingga saat ini sebesar RP 28,3 M dan utang investasi tersisa sekitar Rp 43 M lagi. Bila situasi perekonomian nasional normal, diperkirakan pelunasan biaya Investasi sekitar 4-5 tahun lagi.

Baca juga:  BUPATI SAMPAIKAN KOMITMEN KESIAPAN TUAN RUMAH PERINGATAN HARGANAS TAHUN 2023.

Pengelolaan kebun KKPa daan Inti tidak ada perbedaan perlakuan, bahkan amatan awak media di provinsi Sumsel, “tidak ada perkebunan Mitra lebih baik produksinya dibandingkan Inti” selain di PT. Aburahmi.

Penulis; Edi arman

Editor Pahrul Ed šŸ‡®šŸ‡©


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JANGAN COFAS NANTI JADI KEBIASAAN