Kades Tanding Marga Geram, Pemborong Keruk Sungai di Wilayahnya Tanpa Pemberitahuan

  • Whatsapp

PALI//SI.Com–,Kepala Desa Tanding Marga Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatra Selatan A. Riva,i geram dengan sikap dan cara pemborong proyek normalisasi sungai Cuan yang berada di wilayah Desa persiapan Marga Mulya tidak ada pemberitahuan sedikitpun terkait rencana untuk menggali sungai bahkan ketika pekerjaan sudah dimulai.

 

Hal itu dikatakan A.Riva,i saat dibincangi awak media di desa tanding marga jum’at (15/10).

Dijelaskannya pihak pemborong proyek tersebut tidak memberi tau pemerintah desa induk ketika pekerjaan mau dimulai,

 

“Saya tidak tau menau, karna mereka tidak perna memberi tau kalau mereka bakal mengeruk sungai wilayah desa kami. Bahkan sampai saat ini kami tidak tau siapa pemborongnya? Apa nama CV nya? Panjang lebar pengerukan sungai itupun kami tidak dikasih tau. Dan yang jelas ini proyek bukan dari usulan masyarakat, karna saya selaku kepala desa lebih tau apa yang dibutuhkan masyarakat kami, desa persiapan marga mulya kan desa persiapan yang notabene nya masih menginduk ke desa tanding marga jadi kalau ada apa-apa dengan desa tersebut urusanya jelas masih kades induk yang bertanggung jawab.”jelas kades

 

Selain itu kades juga menyayangkan cara pemborong terhadap pemerintah desa saat masuk dan bekerja di wilayah Desa nya “Saya sayangkan sikap mereka demikian, Kami jelas bertanya-tanya. Beginikah cara pemborong terhadap pemerintah setempat? Dan kenapa mereka datang-datang kok mau keruk sungai? Apa tidak ada lagi pembangunan lain yang skala prioritas yang mesti dibangun di daerah kami? Apa tidak melalui pemberitahuan kepada pemerintah desa dan masyarakat terlebih dahulu, Sedangkan warga kami terkhusus desa persiapan marga mulya masih sangat banyak butuh pembangunan jenis lain selain embung dan normalisasi sungai, jaringan telpon dan internet disaat sekarang itu lebih dibutuhkan dan sudah menjadi keluhan masyarakat, bahkan masih banyak lagi yang dibutuhkan masyarakat ”papar kades tanding marga.

Photo sungai Cuan, lokasi Desa Persiapan Marga Mulya, Dok SI.Com

Bukan hanya kades tanding marga saja, hal senada juga disampaikan kepala dusun dua Desa persiapan Marga Mulya Arapik, dia menjelaskan kepada awak media saat dibincangi di kediamanya jum’at (15/10) Arapik mengatakan dia selaku kadus tidak perna mengusulkan normalisasi sungai itu, dan dia pastikan warga desa juga tidak perna mengsulkan hal itu, “Saya selaku kadus di desa persiapan marga mulya yang sekarang masih menginduk di desa tanding marga sebelumnya tidak tau kalau bakal ada normalisasi sungai, karna kami bersama warga tidak pernah mengusulkan normalisasi itu, tau nya tiba-tiba datang pemborong dan orang dari dinas PU minta di kawal titik nol, padahal kami sangat berharap dibangunkan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, seperti jaringan internet, bangunan inprastuktur serta kantor desa, kalau normalisasi sungai rasanya belum begitu dibutuhkan, dan mampaatnya pun hanya perorangan, yang masyarakat memiliki tanah di pinggir sungai cuan saja, sementara kalau mampaat untuk umum tidak ada, coba kalau di bangunkan jalan, mampaatnya bukan hanya warga desa ini, tapi yang dari mana saja bisa rasakan mampaatnya, begitu juga tahun kemaren tanpa usulan dari masyarakat sekonyong-konyong bikin embung penampungan air di wilayah sini tepatnya di tanah milik anggota DPRD PALI, Amran, yang mampaatnya hingga sekarang tidak ada, paling kalau ada yang mau belajar berenang,” katanya sembari tertawa

Photo Embung di wilayah Desa persiapan Marga Mulya, Dok Si.com

Kadus sangat berharap kedepan pemerintah lebih bijak lagi dalam menentukan pembangunan skala prioritas, pasalnya masih sangat banyak sungai-sungai dan rawa-rawa jikalau pemerintah masih memprioritaskan embung dan normalisasi sungai ketimbang mendahulukan yang memang benar-benar di butuhkan masyarakat. Kalau memang pembangunan untuk kepentingan masyarakat, untuk mensejahterakan masyarakat bangunlah yang memang dibutuhkan dan usulan masyarakat, harapnya.

 

Dari pantauan awak media dilapangkan, tampak pekerjaan normalisasi sungai Cuan sudah mulai dikerjakan, terlihat di sisi jalan umum papan proyek bertuliskan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Dinas Pekerjaan Umum,

Kegiatan: Pelaksanaan Saluran Normalisasi Sungai Cuan Desa Persiapan Marga Mulya.

Nilai Kontrak: Rp 1.871.389.000,-

Sumber Dana: APBD Kabupaten PALI TA.2021.

Penyedia Jasa: CV.Sapta Putra Jaya.

Selain tulisan tersebut tidak ditemukan tulisan lain yang biasanya menjelaskan Volume, tanggal mulai pekerjaan, estimasi waktu pengerjaan berapa hari, juga tidak tertulis Nomor kontrak.

Terpisa, pengawas Lapangan pekerjaan normalisasi sungai Cuan saat dimintai tanggapannya melalui saluran telpon, Sabtu (16/10) terkait protes pemdes setempat, Suni menjelaskan memang tidak melapor ke pemerintah Desa Tanding Marga,

“Itu sudah diketahui pemerintah Desa persiapan Marga Mulya, kades dan kadusnya, dan kalau masalah proyek tersebut dari usulan masyarakat atau tidak, itu adalah proyek Pemda, itu urusan Pemda,  dan proyek tersebut diperkirakan baru berjalan Lebih kurang 40%.” Jelas Suni.

(Eddi s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *