Ruteng, NTT//SI.com- Bank NTT Cabang Ruteng kembali melakukan aksi sosial dengan menyerahkan bantuan sembako dan pakaian kepada anak-anak binaan di Panti Asuhan Yayasan Santu Damian Cancar, Senin (29/12/2025) pagi.
Selain menyerahkan bantuan, rombongan Bank NTT Cabang Ruteng juga hadir dengan harapan, kasih, semangat Natal yang nyata.
Kepala Bank NTT Cabang Ruteng, Romi Radjalangu, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas perjuangan Panti Asuhan Santu Damian Cancar yang dengan keterbatasan mampu mengantarkan anak-anak binaannya hingga ke bangku perguruan tinggi. Saat ini, beberapa anak tercatat menempuh pendidikan sampai perguruan tinggi.
“Ini sangat luar biasa, dengan segala keterbatasan, Santu Damian Cancar mampu mendampingi anak-anak sampai ke perguruan tinggi. Ini bukti bahwa perhatian tulus dan pendampingan yang konsisten mampu mengubah masa depan,” ungkap Romi dengan penuh rasa hormat.
Pada kesempatan itu juga, Bank NTT juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi kelompok budidaya hortikultura yang dikelola Panti Asuhan Santu Damian, sebagai bagian dari dukungan terhadap program MBG dan penguatan ekonomi berbasis komunitas.
Dua tahun lalu, Bank NTT telah menyalurkan bantuan bibit hortikultura, dan kini hasilnya mulai terlihat seperti tanaman kangkung, sawi, dan berbagai komoditas lain tumbuh subur dan memberi manfaat nyata.
“Kami melihat sendiri hasilnya. Artinya, apa yang ditanam tidak sia-sia. Jika ke depan dibutuhkan pembiayaan mikro untuk keberlanjutan usaha, Bank NTT siap hadir,” tegas Romi.
Ia juga menekankan bahwa dukungan Bank NTT ke depan akan difokuskan pada pemberdayaan ibu-ibu, karena menurutnya, ibu adalah manajer keuangan utama dalam keluarga.
Bank NTT siap mendorong lahirnya woman entrepreneur melalui pembiayaan mikro, pendampingan usaha, serta edukasi menabung dari hasil usaha kecil yang dijalankan.
“Kami belajar dari saudara-saudari kami di Santu Damian Cancar, khususnya teman-teman penyandang disabilitas. Dari mereka kami belajar bahwa pekerjaan mulia bisa dilakukan dengan apa pun yang kita miliki. Kuncinya adalah niat yang tulus,” katanya.
Inspirasi tersebut, lanjut Romi, menjadi semangat Bank NTT menyongsong tahun 2026 sebagai bank penggerak ekonomi daerah yang terus hadir mendukung pertumbuhan ekonomi di NTT, khususnya di Manggarai.
“Di tengah situasi apa pun, kita harus tetap semangat. Bank NTT siap mendukung masyarakat yakni ibu-ibu, kelompok usaha kecil, siapa pun yang ingin maju,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Panti Asuhan Yayasan Santu Damian Cancar, Suster Beatrix, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kasih yang diberikan oleh Bank NTT Cabang Ruteng dan Unit Cancar.
“Selamat Natal, salam damai. Kehadiran Bapak-Ibu dari Bank NTT di tempat ini adalah bukti cinta Tuhan bagi kami. Terima kasih atas berkat dan perhatian yang tulus. Kami berjanji untuk terus mendoakan keluarga besar Bank NTT agar selalu diberkati dan sukses dalam pelayanan,” ucapnya haru.
Saat ini, Panti Asuhan Santu Damian Cancar membina sekitar 86 anak, sementara cabangnya di Binongko membina sekitar 24 anak, serta satu cabang lain di Ngalu, Sumba. Usia anak-anak binaan sangat beragam, mulai dari 5 tahun hingga 58 tahun, termasuk anak-anak dan saudara-saudari berkebutuhan khusus.
Suster Beatrix juga mengisahkan perjuangan panti dalam membiayai kehidupan dan pendidikan anak-anak hingga perguruan tinggi.
Berbagai kegiatan keterampilan seperti pembuatan bingkai, salib, mebel, dan rosario menjadi sumber penghidupan. Namun, ia mengakui bahwa pemasukan tersebut belum mencukupi kebutuhan operasional bulanan.
“Puji Tuhan, di tengah keterbatasan, Tuhan selalu mengutus malaikat. malaikat-Nya para donatur, penderma, baik perorangan maupun lembaga yang dengan hati terbuka membantu kami. Setiap kunjungan seperti ini menjadi kekuatan dan penghiburan bagi kami,” ungkapnya
Kunjungan Bank NTT di Panti Asuhan Santu Damian Cancar pun menjadi lebih dari sekadar aksi sosial. Ia menjelma menjadi perjumpaan kasih, penguat harapan, dan bukti bahwa ketika kepedulian bertemu dengan ketulusan, masa depan yang lebih baik bisa terus diupayakan bersama.
Pewarta : Dody Pan































