Home » Informasi » LUMAJANG BERDARAH.

LUMAJANG BERDARAH.

LUMAJANG// saranainformasi.com
(Berita ini di lansir dari media Bratapos.com)
Dihari yang fitri ini, tepatnya hari kemenangan untuk bermaaf-maafan. Bahkan hari yang di tunggu – tunggu bagi umat Islam, justru kedua pria di Kedung Jajang Lumajang, dibuat cekcok hingga berlanjut dengan aksi carok hingga salah satunya tewas. Selasa (26/5/2020).

Menurut keterangan yang ada, insiden tersebut hanya gara-gara sepele yaitu sampah rumput yang ditimbunkan pada tanaman Pete yang ditanam Askur (46), dari permasalahan itulah mengakibatkan Farit (40), Warga Dusun Wetan Sepuran, (Rt.19 Rw.07)Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, meninggal dunia saat perjalanan ke RSU Haryoto.

Menurut Paitit (40) selaku saksi ibu rumah tangga, Warga Dusun Wetan Sepuran Rt.19 Rw.07 Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang Lumajang, gegara rumput yang dibuang ke kebun milik pelaku.


Awalnya Farit (korban) sekira pukul 07:30 Wib, telah membersihkan rumput dibelakang rumah, dan kotoran rumput dibuang menumpuki tanaman Pete milik Askur (pelaku), pada saat korban ditegur oleh pelaku menimbulkan cekcok mulut hingga berlanjut ke perkelahian dengan menggunakan senjata (carok), dan salah satunya (korban) mengalami luka pada tangan sebelah kiri dan juga leher bagian belakang, tepatnya Senin 25 Mei 2020.

Sementara itu, menurut Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP. Masykur, S.H., mengatakan, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku dan saksi.

“Kami masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku dan saksi-saksi,”Tegas AKP. Masykur.

Terjadinya tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan tersangka Askur hingga menyebabkan korban meninggal dunia, terancam Pasal 351 KUHP, ayat 3 tentang penganiayaan dengan ancaman 7 tahun penjara.

Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*